Yogyakarta – Program Studi Pendidikan IPA Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan kegiatan benchmarking kurikulum sekaligus kunjungan laboratorium ke Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 09.00–12.30 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Prodi Pendidikan IPA UTM dalam memperkuat pengembangan kurikulum serta meningkatkan kualitas tata kelola akademik dan pembelajaran.
Kedatangan rombongan Prodi Pendidikan IPA UTM disambut oleh pimpinan dan dosen Prodi Pendidikan IPA FMIPA UNY di lingkungan kampus UNY, Yogyakarta. Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan profil masing-masing program studi. Selanjutnya, kedua belah pihak terlibat dalam diskusi komprehensif yang membahas struktur kurikulum, capaian pembelajaran lulusan (CPL), penerapan Outcome-Based Education (OBE), serta strategi peningkatan mutu dan akreditasi program studi
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Pendidikan IPA UTM menegaskan bahwa kegiatan benchmarking ini menjadi sarana refleksi sekaligus evaluasi terhadap kurikulum yang selama ini telah diterapkan.
“Kami ingin memastikan bahwa kurikulum yang kami kembangkan adaptif terhadap kebutuhan zaman, relevan dengan perkembangan sains dan teknologi, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing,” ujarnya.
Di sisi lain, perwakilan Prodi Pendidikan IPA FMIPA UNY memaparkan berbagai praktik baik (best practices) dalam pengelolaan kurikulum, penerapan sistem penjaminan mutu internal, serta integrasi pembelajaran berbasis riset dan laboratorium. Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif dengan pertukaran pengalaman terkait pengembangan perangkat pembelajaran, asesmen berbasis kompetensi, hingga penguatan jejaring kerja sama dengan mitra sekolah.
Selain diskusi akademik, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah fasilitas laboratorium Prodi Pendidikan IPA FMIPA UNY. Rombongan UTM meninjau laboratorium IPA terpadu, laboratorium microteaching, serta berbagai sarana pendukung praktikum lainnya. Kunjungan ini dimaksudkan untuk mempelajari sistem pengelolaan laboratorium, penerapan standar keselamatan kerja, serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas dalam mendukung proses pembelajaran dan penelitian mahasiswa.
Melalui kegiatan benchmarking ini, kedua program studi berharap dapat mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kerja sama berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan cendera mata sebagai simbol komitmen bersama dalam upaya peningkatan mutu pendidikan IPA di perguruan tinggi.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Prodi Pendidikan IPA UTM menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan memperkuat tata kelola akademik demi mewujudkan pendidikan IPA yang unggul, relevan, dan berkelanjutan.
